• slide-gedung-poltekes-semarang
  • slide WBK-WBBM
  • slide analis laboratorium
  • slide labkomp perpustakaan
  • Gedung dan Asrama Politeknik Kesehatan / Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Poltekkes Semarang menuju Wilayah Bebas dari Korupsi & Wilayah Birokrasi Bersih Melayani
  • Analis dan Laboratorium
  • Laboratorium Komputer

PENGUMUMAN

Permohonan Tinggal di Asrama

Bagi calon mahasiswa baru Poltekkes Semarang tahun akademik 2018/2019 yang akan tinggal di asrama, berikut kami umumkan daftar biaya makan dan tinggal di asrama beserta form pengajuan tinggal di asrama
  1. SURAT PERMOHONAN PENGAJUAN MENJADI PENGHUNI ASRAMA 2018
  2. BIAYA MAKAN ASRAMA 2018

NOMINASI PESERTA SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU JALUR PMDP PROGRAM PASCASARJANA 2018

Direktur Politeknik Kesehatan Semarang dengan ini mengumumkan Nominasi Peserta Sipenmaru Jalur PMDP Program Pascasarjana yang LULUS DAN DITERIMA sebagai calon mahasiswa baru Politeknik Kesehatan Semarang Tahun Akademik 2018/2019 sebagaimana tercantum dalam lampiran 1 pengumuman ini. Dimohon untuk mendownload item  nomor 1 sampai dengan nomor 6.

1. PENGUMUMAN DITERIMA JALUR PMDP
2. Lampiran 1 (Daftar Diterima)
3. Lampiran 2 (Tata Cara Registrasi)
4. Lampiran 3 (Biaya Pendidikan)
5. Lampiran 4 (Dana Kegiatan BEM)
6. Lampiran 5 (Dana Kelengkapan Pribadi Mahasiswa)
7. Lampiran 6 (Surat Pernyataan)

 

Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Umum Tahun 2018

Memasuki Tahun Akademik 2018/2019 Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) untuk Program Diploma III dan Program Sarjana Terapan (Diploma IV) melalui Jalur Umum (Uji Tulis) bagi lulusan SMA, MA dan SMK untuk menempuh Pendidikan Tenaga Kesehatan di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang. Proses Pendaftaran dilakukan secara online di website : http://sipenmaru.poltekkes-smg.ac.id
 
Mekanisme dan Persyaratan Pendaftaran silahkan klik link di bawah ini :
Panduan Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Umum

SELEKSI TERBUKA JABATAN DIREKTUR POLTEKKES

Bersama ini kami sampaikan pengumuman dari Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan NOMOR KP.03.02/4/01547/2018 Tentang Seleksi Terbuka Jabatan Direktur Poltekkes Kemenkes di Lingkungan Badan Pengembangan Dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan Tahun 2018.  Informasi selengkapnya silahkan klik link di bawah ini

SELEKSI TERBUKA JABATAN DIREKTUR POLTEKKES


Pengumuman Tahap II (Hasil Uji Kesehatan) Jalur PMDP Tahun Akademik 2018/2019

Direktur   Politeknik   Kesehatan   Semarang   dengan    ini    mengumumkan   NOMINASI PESERTA SELEKSI TAHAP II (Pemeriksaan Kesehatan) Sipenmaru Jalur PMDP yang LULUS DAN DITERIMA sebagai calon mahasiswa baru Politeknik Kesehatan Semarang Tahun Akademik 2018/2019 sebagaimana tercantum dalam lampiran 1.1 s/d lampiran 1.25 pengumuman ini. Kepada calon mahasiswa yang Lulus Nominasi tersebut diwajibkan melakukan registrasi/ daftar ulang mulai tanggal sesuai ketentuan dan tata cara yang tercantum pada lampiran 2. Dimohon untuk mendownload item  nomor 1 sampai edngan nomor 9.

1. Pengumuman 
2. Lampiran 1 :  Pengumuman Diterima (Daftar Nama Diterima)
3. Lampiran 2 : Tata Cara Registrasi
4.
 Lampiran 2 : Jadwal Registrasi

5. Lampiran 3 : Biaya Pendidikan
6. Lampiran 4 : Dana Kegiatan BEM
7. Lampiran 5 : Dana Kelengkapan Pribadi mahasiswa
8. Surat Pernyataan Tidak Menarik Dana Pendidikan
9. Biodata Asrama

 

BERITA

Print

Poltekkes-BNI Peduli Kesehatan Gigi Anak Difabel

Written by poltekkes kemenkes semarang Published on . Posted in Berita

SEMARANG- Kesehatan gigi anak-anak usia sekolah, terutama yang berkebutuhan khusus atau difabel kerap terabaikan. Padahal, pertumbuhan gigi di usia tersebut sangatlah menentukan, sehingga perlu terus dipantau. ‘’Kondisi ini dibuktikan dari hasil penelitian yang menyebutkan 70 persen anak-anak difabel kesehatan giginya kurang baik,’’ kata Direktur Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Semarang Sugiyanto SPd MAppSc, di lapangan SLBN Semarang, Kamis (1/12).

Dia mengatakan hal itu usai meluncurkan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah Mandiri (UKGSM), di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Semarang. Dalam acara itu Poltekkes menggandeng BNI 1946 untuk menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk satu unit peralatan pemeriksaan gigi seharga Rp 31,2 juta.Bantuan simbolis diterima Sugiyanto dari Pimpinan BNI Cabang Undip Joeli Koeswardhani dan diserahkan kembali kepada Kepala SLBN Imam Wusono, di kampus Jalan Elang, Semarang. ‘’Kami menyadari selama ini pelayanan kesehatan di sekolah luar biasa belum maksimal. Masih sporadis dan tidak menyeluruh. Poltekkes membidik itu dan kami memulainya dari kesehatan gigi mandiri yang diharapkan bisa berkembang ke layanan lainnya.’’ Diakui Sugiyanto, anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi yang luar biasa.

Mereka juga membutuhkan dukungan agar mendapat kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya. ‘’Saya bangga dan terharu melihat penampilan mereka. Semuanya dilakukan dengan sepenuh hati, sehingga bisa tampil dengan baik,’’ paparnya.
Ya, siang itu panggung di lapangan kampus SLBN disulap menjadi ajang pentas seni yang menampilkan kebolehan siswa-siswinya menyanyi, menari, dan berpantomim. Meski memiliki keterbatasan, anak-anak tunarunggu, tunagrahita, dan tunanetra tampil penuh percaya diri.

Butuh Dukungan
Kepala SLBN Imam Wusono mengatakan, di Jateng ada 171 SLB dan 41 di antaranya negeri atau dibawah kewenangan Pemprov. ‘’Kami sangat beruntung karena Poltekkes memilih sekolah kami untuk menjalankan UKGSM. Kami memang membutuhkan stimulan dan dukungan dari para stakeholder.
Dengan ditangani secara bersama, maka hasilnya bisa maksimal.’’ Imam juga mengakui, kesehatan gigi anak-anak didiknya sangat membutuhkan perhatian. ‘’Dengan adanya dental unit di sekolah ini, maka kerusakan gigi anak-anak bisa dicegah sedini mungkin.’’ Sugiyanto menegaskan, Poltekkes telah menempatkan dua perawat gigi di unit kesehatan SLBN untuk memeriksa gigi anak-anak. ‘’Dokter gigi juga akan melakukan supervisi dan tiap bulan ada laporan yang bisa jadi rujukan ke puskesmas. Kalau selama ini anakanak sulit diajak ke dokter gigi, diharapkan di sekolah mereka bisa lebih nyaman diperiksa giginya.’’ (D2-42)

Sumber : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/poltekkes-bni-peduli-kesehatan-gigi-anak-difabel/

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn