Print

Kemahasiswaan

Published on Posted in Menu Lain

C.      Penghargaan

1. Pengertian

Penghargaan bagi mahasiswa adalah pemberian penghargaan atas prestasi yang luar biasa dalam bidang akademik atau non akademik.  

2. Bidang kegiatan yang diberi penghargaan

Poltekkes Kemenkes Semarang memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang telah meraih prestasi dalam kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler, yaitu :

a.  Prestasi belajar

1) Mahasiswa berprestasi pada Ujian Akhir Semester

a) Tiga besar tertinggi berdasarkan IP semester.

b) Apabila lebih dari tiga orang dengan nilai sama maka penentuan peringkat diambil dari mata kuliah mayor/profesi.

c) Menempuh studi tepat waktu (pada semester bersangkutan).

d) Memperoleh penghargaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2) Mahasiswa berprestasi pada Akhir Program

a) Tiga besar tertinggi berdasarkan IP Akhir Program.

b) Apabila lebih dari tiga orang dengan nilai sama maka penentuan peringkat di ambil dari mata kuliah mayor/profesi.

c) Menempuh studi tepat waktu.

d) Memperoleh penghargaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3) Mahasiswa pemenang lomba karya ilmiah tingkat lokal, regional, nasional maupun internasional memperoleh penghargaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

b. Minat dan bakat

Mahasiswa berprestasi dalam lomba olahraga, budaya dan kesenian untuk lingkup lokal, regional, nasional maupun internasional memperoleh penghargaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

C. Organisasi mahasiswa

            Bagi mahasiswa yang aktif sebagai pengurus BEM diberi piagam penghargaan dari Direktur dan pengurus HIMA diberi piagam penghargaan dari Ketua Jurusan.

 D.  Organisasi Mahasiswa

Organisasi mahasiswa sebagai mitra dan bagian tak terpisahkan dari Poltekkes Kemenkes Semarang merupakan wadah bagi mahasiswa untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengembangkan yang bersifat penalaran dan keilmuan dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi.

Organisasi Mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang terhimpun dalam Keluarga Besar Mahasiswa yang didirikan pada tanggal 12 Mei 2002 dan berkedudukan di Kampus I Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

Adapun bentuk dan struktur organisasi pemerintahan mahasiswa di Poltekkes Kemenkes Semarang adalah: DPM, BEM, DEMA, dan HIMA.

1. Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM)

Dewan Perwakilan Mahasiswa adalah forum tertinggi Mahasiswa yang berada di tingkat Poltekkes Kemenkes Semarang. Adapun agenda DPM adalah :

a. Merumuskan Garis Besar Haluan Kerja BEM yang akan direkomendasikan dalam rapat.

b. Menyusun tata tertib dan pemilihan Presiden dan Wakil presiden BEM yang baru.

c. Mengkoordinasikan kegiatan BEM

d. Mengevaluasi dan meminta laporan pertanggungjawaban Presiden BEM.

2.  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)

Badan Eksekutif Mahasiswa yang merupakan lembaga tinggi mahasiswa dan berkedudukan di Poltekkes Kemenkes Semarang. BEM dipimpin oleh seorang Presiden Mahasiswa dan dibantu oleh para menteri dan staf.

Adapun tugas dan wewenang BEM adalah :

a. Membuat rencana program kerja kegiatan mahasiswa sesuai dengan departemen.

b. Mengkoordinasi kegiatan mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

c. Menyelenggarakan kegiatan kokurikuler dan ekstra kurikuler mahasiswa.

d. Mengawasi kinerja UKM melalui menteri terkait.

3. Dewan Mahasiswa (DEMA)

Dewan Mahasiswa adalah lembaga perwakilan mahasiswa yang merupakan lembaga tinggi mahasiswa dan berkedudukan di Jurusan/Prodi.

Tugas dan wewenang DEMA sekurang-kurangnya:

a. Mengontrol kinerja HIMA.

b. Mendiskusikan program-program HIMA

c. Menyerap dan merumuskan aspirasi mahasiswa dan menyalurkannya kepada pihak-pihak yang terkait.

4.  Himpunan Mahasiswa (HIMA)

Himpunan mahasiswa adalah lembaga yang berkedudukan di tingkat Jurusan/ Program Studi. Himpunan mahasiswa berfungsi sebagai wadah untuk merencanakan, melaksanakan dan mengembangkan kegiatan yang bersifat penalaran dan keilmuan yang sesuai dengan Jurusan/ Program Studi.

Penyelenggaraan pemerintahan HIMA diatur secara otonom sesuai Jurusan/ Program Studi. Keanggotaan HIMA terdiri dari mahasiswa yang terdaftar dan aktif mengikuti kegiatan pendidikan di Jurusan/ Program Studi. Tugas dan Wewenang HIMA adalah:

a.  Merencanakan dan menyelenggarakan kegiatan yang bersifat penalaran dan keilmuan sesuai dengan program studi yang dikembangkan pada masing-masing Jurusan/Program Studi.

b.  Menyusun dan melaksanakan kebijakan tingkat Jurusan/ Program Studi sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku.

c.  Melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Ketua Jurusan/ Ketua Program Studi terutama dalam bidang pengembangan Jurusan/ Program Studi.

d. Melakukan koordinasi dengan lembaga mahasiswa lain dalam bidang kegiatan Kemahasiswaan sepengetahuan / disetujui Koordinator Kemahasiswaan.

5. Hubungan Organisasi Mahasiswa dengan Poltekkes

a.  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di bawah Pembinaan dan Bimbingan Direktur Politeknik  Kesehatan Kemenkes Semarang  cq.PD III,

d. Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan Dewan Mahasiswa (DEMA)  di Jurusan / Prodi di bawah Pembinaan dan Bimbingan Kajur/ Kaprodi cq. Koordinator Bidang Kemahasiswaan.

6. Kepengurusan

Disetiap tingkatan, kepengurusan organisasi kemahasiswaan adalah sebagai berikut:

a. Pengurus dipilih berdasarkan Rapat Anggota,

b. Masa Kepengurusan 1 (satu) tahun,

c. Disahkan dengan SK Direktur,

d. Bertanggung-jawab kepada anggota,

e. Memberikan Laporan Periodik kepada Prodi/Jurusan/Poltekkes.

7. Kegiatan Organisasi Mahasiswa di Luar Kampus

Yang dimaksud dengan kegiatan di luar kampus adalah kegiatan yang direncanakan dan diselenggarakan oleh BEM/HIMA dengan melibatkan komponen organisasi / kelompok lain atas nama bersama atau sendiri dan diselenggarakan baik dalam lingkungan kampus ataupun di luar kampus.

a. Apabila kegiatan di luar kampus dengan penanggung jawab BEM, maka persetujuan dan  pelaporan disampaikan kepada Direktur.

b. Apabila kegiatan di luar kampus dengan penanggungjawab HIMA, maka persetujuan dan  pelaporan disampaikan kepada Ketua Jurusan / Prodi.

c. Harus ada persetujuan Direktur walaupun kegiatan tersebut atas nama BEM/HIMA

d. Harus memberikan laporan setelah kegiatan selesai kepada Direktur dan Ketua Jurusan/ Ketua Program Studi.

8. Pendanaan

Dana seluruh kegiatan DPM, BEM, HIMA dan DEMA didapatkan dari :

a. Iuran Anggota (Mahasiswa),

b. Usaha pencarian dana yang disetujui oleh Direktur,

c. Jurusan,

d. Dana lain  yang tidak mengikat (setelah ada persetujuan Direktur).

Pencairan dana  kegiatan DPM, BEM, HIMA dan DEMA dapat disetujui sesuai dengan proposal tahunan yang sudah diajukan sebelumnya.

 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn